Optimisme Pemerintah Indonesia dalam Mencapai Target Penyaluran KUR dan Pertumbuhan UMKM di Tengah Pandemi

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menunjukkan optimisme tinggi dalam mencapai target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini sebesar Rp373,17 triliun atau setara Rp1,2 triliun per hari. Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Gede Edy Prasetya, menyatakan bahwa untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah terus melakukan persiapan infrastruktur dan regulasi yang mendukung UMKM agar dapat lebih mudah mengakses permodalan.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah membuat regulasi yang lebih implementatif, memastikan proses bisnis dan persaingan lebih sehat, dan menghindari kecurangan di antara pinjaman online (pinjol). Gede Edy Prasetya menekankan perlunya infrastruktur dan regulasi yang mendukung pembiayaan murah dengan suku bunga rendah, bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM.

“Pemerintah barang kali juga tidak sendirian untuk bisa memberikan pelayanan pembiayaan kepada masyarakat, tentunya perlu bantuan dan sinergi dari teman-teman perbankan maupun financial technology (fintech), masing-masing punya keunggulan dan kelebihan masing-masing,” ungkapnya.

Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan dan fintech, diharapkan dapat membantu UMKM tumbuh dan pulih setelah masa pandemi. Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan program-program bantuan yang sedang berjalan guna memastikan pemerataan jangkauan UMKM di seluruh Indonesia.

Target penyaluran KUR juga sejalan dengan ambisi pemerintah untuk meningkatkan share kredit UMKM dari total kredit, mencapai 30 persen pada tahun 2024. Saat ini, tingkat tersebut masih di bawah 20 persen. Gede Edy Prasetya menggarisbawahi pentingnya pertumbuhan UMKM untuk mendukung perekonomian nasional, dan melihat kolaborasi dengan berbagai sektor sebagai kunci keberhasilan.

Sementara itu, Digital SME Confidence Index Report oleh KoinWorks mencatat bahwa terjadi pertumbuhan dan perkembangan signifikan pada UMKM di Indonesia. Survei yang melibatkan lebih dari 2.000 UKM di 34 provinsi menunjukkan bahwa angka indeks optimisme UMKM digital meningkat 6 persen pada semester II/2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pandemi yang mulai mereda juga memberikan dampak positif pada bisnis offline, yang kembali mendapatkan popularitas. Penjualan bisnis offline mencatat peningkatan tertinggi sebesar 44 persen pada semester II/2021 (YoY), mengungguli penjualan bisnis online dan bisnis hybrid dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 38,2 persen dan 41,9 persen.

Peningkatan optimisme dan pertumbuhan ini menjadi indikator positif bagi UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi. Pemerintah, dengan dukungan regulasi yang kuat dan kerjasama lintas sektor, berharap dapat mewujudkan potensi pertumbuhan UMKM yang lebih baik, memperkuat ekonomi nasional, dan memastikan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Related Posts

Strategi Sukses TikTok untuk Bisnis: 6 Langkah Efektif Meningkatkan Kehadiran Media Sosial Anda

TikTok telah menjadi lebih dari sekadar platform hiburan bagi Generasi Z. Kini, platform ini juga menjadi alat pemasaran yang efektif bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan mereka….

5 Tips Aman Menggunakan Cash on Delivery (COD) dalam Bisnis Online: Antisipasi Risiko dan Jaga Keamanan Transaksi

Metode pembayaran Cash on Delivery (COD) telah menjadi pilihan yang populer bagi bisnis online, memberikan keuntungan tersendiri. Meskipun demikian, para penjual perlu memperhatikan beberapa risiko yang mungkin…

Memanfaatkan ChatGPT untuk Mempermudah Pekerjaan dan Menghasilkan Uang

ChatGPT, buatan OpenAI, telah menjadi semakin populer dan dicari karena kemampuan uniknya dalam memberikan tanggapan dan menjawab pertanyaan pengguna. Meskipun tidak langsung memberikan pekerjaan yang menghasilkan uang,…

5 Cara Menghasilkan Uang Tambahan di Tokopedia: Dari Dropshipper hingga Program Affiliate

Dengan pesatnya perkembangan teknologi, peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan semakin mudah diakses oleh banyak orang. Tokopedia, selain sebagai platform berbelanja online, juga menyediakan berbagai cara untuk menghasilkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

my2